Suara Mahasiswa Menjadi Isu Seksi Menjelang Pemilu 2024, Ketua Bawaslu Bilang Begini

Minggu, 14 Agustus 2022 – 13:52 WIB
Suara Mahasiswa Menjadi Isu Seksi Menjelang Pemilu 2024, Ketua Bawaslu Bilang Begini - JPNN.com Jatim
Ketua Bawaslu Alim Mustofa ketika melakukan diskusi bersama di salah satu cafe di Kota Malang. Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com

jatim.jpnn.com, MALANG - Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa dalam diskusi pada Jumat, (12/8) menyatakan isu yang selalu menarik diperbincangkan yakni surat suara dicoblos mahasiswa. Dia beranggapan bahwa jumlah pelajar banyak.

"Di Malang ini yang menjadi isu seksi adalah suara dari mahasiswa yang jumlahnya banyak," kata Mustofa.

Tidak bisa dipungkiri, jumlah mahasiswa di Kota Malang ketika aktif berkuliah mencapai ratusan ribu sehingga surat suara yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk pemilih tersebut juga banyak.

"Mahasiswa yang hendak mencoblos di Kota Malang ada mekanismenya, seperti meminta rekomendasi ke KPU asal, terus konfirmasi ke KPU Kota Malang dan hal tersebut sebelum hari pelaksanaan harus sudah mendaftar jika tidak maka dilarang mencoblos," tuturnya.

Menurutnya di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Malang memiliki jumlah surat cadangan sebesar 2 persen. Sehingga jika tidak tersusun secara sistematis besar kemungkinan pemilih tidak kebagian suara.

"Untuk tahun 2014 yang lalu bahkan banyak yang tidak mencoblos karena kehabisan surat suara dan hal itu tidak boleh terjadi, ucapnya.

Menurutnya, mahasiswa asal luar daerah jika mengacu aturan 2019 maka hanya diperbolehkan mencoblos presiden, sedangkan aturan 2014 mahasiswa diberi surat suara empat termasuk diperbolehkan mencoblos DPRD dan DPR RI.

"Untuk 2024 nanti kita tunggu instruksi pusat bagaimana teknis pemilihannya," pungkasnya. (mcr26/jpnn)

Suara mahasiswa menjadi Isu seksi menjelang Pemilu 2024.

Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ridho Abdullah Akbar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News