Uang Ratusan Juta Nasabah Bank di Lumajang Lenyap, Ikut Prihatin

jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Seorang nasabah bank ternama di Lumajang dikagetkan dengan hilangnya uang ratusan juta rupiah di dalam rekeningnya. Kejadian itu dialami setelah korban menerima telepon dari seseorang yang memberikan informasi terkait kenaikan tarif transfer yang segera diberlakukan.
Korban tersebut ialah Ali Mu'afan Rohim, Warga Dusun Kalibendo Selatan, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang. Kejadian itu dialaminya pada 10 Maret 2022 dan sampai sekarang belum terselesaikan.
Dia mencaritakan kronologi kejadian itu. Mu'afan mendadak ditelepon oknum yang mengaku dari pihak bank. Pelaku memberikan informasi agar segera memencet tarif transfer yang normal atau berbeda.
"Saya memilih tarif normal, setelah itu tidak mencet apa-apa," katanya Jumat, (1/4).
Pelaku sangat ngotot sampai menghubunginya tiga kali, tetapi karena sibuk dengan kegiatan mengaji Mu'afan tak begitu fokus saat berkomunikasi lewat telepon tersebut
Setelah itu, korban mencoba mengecek rekeningnya dan secara mengejutkan uang di dalamnya berkurang sangat banyak. Saldonya hanya tersisa Rp 210.000. Mu'afan saat itu juga langsung menghubungi pihak bank
"Ketika saya ke pihak bank, malah menyalahkan pihak nasabah," ujarnya.
Pria berusia 40 tahun itu seketika kaget dan bingung karena sepengetahuan dia dalam sistem bank proses pengiriman uang tidak boleh lebih dari Rp 100 juta dalam sehari.
Uang nasabah di bank seketika hilang padahal tidak merasa melakukan transfer sama sekali
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News