Kapal Karam Mirip Van Der Wijck di Lamongan Dinilai Bisa Jadi Ikon Dunia

Jumat, 22 Oktober 2021 – 12:03 WIB
Kapal Karam Mirip Van Der Wijck di Lamongan Dinilai Bisa Jadi Ikon Dunia - JPNN.com Jatim
Tim Arkeolog dalam paparannya di Ruang Command Center Gedung Pemkab Lamongan, Kamis (21/10) (ANTARA/HO-Pemkab Lamongan)

jatim.jpnn.com, LAMONGAN - Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur mengungkapkan lokasi tenggelamnya Kapal Van Der Wijck diduga berada di sekitar perairan Brondong, Kabupaten Lamongan

Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho di Ruang Command Center Gedung Pemkab Lamongan, Kamis (21/10), memaparkan pengungkapan lokasi tersebut berdasarkan foto-foto dan video yang didapatkannya.

"Di titik lokasi memang ada kapal karam yang kami duga Kapal Van Der Wijck. Itu karena dari foto-foto dan video yang kami dapatkan. Namun, kami masih terus proses dan melakukan identifikasi perlahan-lahan. Jadi, kami terus cocokkan bagian-bagian dengan gambar dari Kapal Van Der Wijck," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Letkol Laut (T) Bagus Arianto dari Koarmada II Jatim, menyatakan kesiapannya membantu kegiatan pencarian Kapal Van Der Wijck di perairan Lamongan.

"Jika benar bangkai kapal karam itu merupakan Kapal Van Der Wijck, ini dapat menjadi salah satu ikon dunia yang wajib dijaga," terangnya.

Menurut Bagus, jika berdasar foto yang diperlihatkan, harus ada penilaian terkait karakteristik tangga, apakah itu milik Kapal Van Der Wijck atau tidak.

"Penempatan tangga ini juga harus disesuaikan dengan fungsinya apakah kapal untuk perang atau untuk mengangkut penumpang. Baling-balingnya juga demikian," jelasnya.

Selain itu, sambung Bagus beberapa temuan seperti bentuk baling-baling harus dicocokkan dengan literatur kapal, model dan produksi tahun berapa.

"Lalu mengenai biaya pengangkatan kapal, dari pengalaman saya butuh biaya yang sangat besar, untuk kapal sebesar Van Der Wijck,” terangnya. (antara/mcr17/jpnn)

BPCB Jatim mengungkapkan lokasi tenggelamnya Kapal Van Der Wijck diduga berada di perairan Lamongan. Letkol Laut Bagus menilai kapal itu bisa jadi ikon dunia
Sumber Antara