alexa

Ancol dan Gangga

Minggu, 16 Mei 2021 – 06:06 WIB
 Ancol dan Gangga - JPNN.com Jatim
Petugas kepolisian berjaga di pintu masuk Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (15/5). Pengelola Ancol menutup seluruh area rekreasi dan wisatanya selama sehari guna penyemprotan disinfektan dan evaluasi penguatan protokol kesehatan. Foto: arsip JPNN.com/Ricardo

jatim.jpnn.com - Ancol di Jakarta, Sungai Gangga ada di India. Tidak ada hubungan sama sekali.

Namun, kerumunan yang terjadi di Pantai Ancol selama libur Lebaran tahun ini disamakan dengan kerumunan di Sungai Gangga dalam festival Kumbh Mela pada April lalu.

Festival itu dianggap sebagai penyebab India mengalami ledakan jumlah kasus Covid 19 terbesar di dunia dengan mencatatkan 300 ribu orang tertulari dalam sehari. India disebut mengalami tsunami pandemi penyebab krisis kesehatan yang membuat miris.

Baca Juga:

Rumah sakit penuh sesak, fasilitas kesehatan seperti oksigen tidak tersedia, korban berjatuhan setiap saat sehingga rumah pembakaran jenazah tidak mampu menampung korban meninggal. Akibatnya, jenazah korban Covid 19 dibakar di tempat terbuka dengan kayu seadanya.

Ratusan jenazah yang tidak bisa dikremasi karena kayu bakar yang harganya mahal dilempar ke Sungai Gangga begitu saja. Krisis tsunami pandemi di India ini menjadi warning bagi otoritas Indonesia sejak April lalu.

Para ahli epidemiologi sudah mengingatkan bahwa Indonesia punya potensi mengalami tsunami pandemi seperti India. Fenomena festival agama Kumbh Mela yang menjadi super-super spreader penyebaran Covid 19 bisa terjadi di Indonesia selama libur Idulfitri.

Kasus penyebaran baru yang tidak terduga juga terjadi di negara tetangga Singapura. Tanpa diduga-duga, Singapura dalam beberapa hari terkahir ini mengalami kenaikan angka penularan yang signifikan.

Pemerintah Singapura pun kembali mengumumkan lockdown nasional. Hal itu memicu kepanikan masyarakat yang kemudian mengalami panic buying dengan memborong bahan makanan untuk disimpan sebagai persiapan lockdown.