Halaman Sekolah Mendadak Banjir Darah di Pagi Hari, Ibu dan Anak Ditikam, Suasana Mencekam

Sabtu, 14 Mei 2022 – 18:01 WIB
Halaman Sekolah Mendadak Banjir Darah di Pagi Hari, Ibu dan Anak Ditikam, Suasana Mencekam - JPNN.com Jatim
Ilustrasi TKP penikaman oleh Junaidi. Foto: dok palpos/sumeks

jatim.jpnn.com, PALEMBANG - Suasana mencekam menghentikan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ar Ridho di Jalan Letda A Rozak, Kota Palembang pada Rabu (11/5).

Anita Rani (42) dan anak tirinya Alfarizi (22) tersungkur tak berdaya setelah ditusuk pria bernama Junaidi alias Edi (60).

Halaman sekolah tersebut mendadak banjir darah. Kejadian itu disaksikan para siswa dan guru yang sedang berada di dalam kelas.

Setelah menikam korban, pelaku yang merupakan mantan suami Anita langsung membawa kabaru anaknya.

“Anaknya yang dibawa kabur itu sedang sekolah. Pelaku, mantan istri, dan anak tirinya juga berada di dalam pekarangan sekolah,” kata Kapolsek Kalidoni AKP Dwi Angga Cesario, Kamis (12/5).

Dwi menyebut motif penikaman itu diduga karena perebutan hak asuh anak. Namun, polisi masih mendalaminya lagi untuk memastikannya.

"Dari informasi saksi-saksi yang kami kumpulkan ada perselisihan hak asuh anak. Kebetulan anak tersebut bersekolah di lokasi kejadian ini,” jelas dia.

Kedua korban mengalami luka tusukan cukup banyak. Mereka segera dibawa menuju RS Pelabuhan Boombaru Palembang untuk mendapat perawatan medis.

Kegiatan belajar mengajar di SIT Ar Ridho mendadak mencekam, halaman sekolah banjir darah dan para murid menyaksikan kejadian mengerikan itu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News