Praperadilan Dugaan Kekerasan Seksual di SMA SPI: Saksi Ungkap Pelapor Berpacaran Sampai Begini
![Praperadilan Dugaan Kekerasan Seksual di SMA SPI: Saksi Ungkap Pelapor Berpacaran Sampai Begini - JPNN.com Jatim](https://cloud.jpnn.com/photo/jatim/news/normal/2022/01/19/sidang-praperadilan-dugaan-kekerasan-seksual-di-sma-spi-sala-k21h.jpg)
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Sidang lanjutan praperadilan kasus dugaan kekerasan seksual di SMA SPI Kota Batu dengan tersangka JE masih berlanjut, Selasa (18/1). Pihak terlapor melalui kuasa hukumnya menghadirkan saksi, yakni teman satu angkatan pelapor inisial SDS (28).
Selain itu, saksi lainnya yang hadir ialah Siska Udila Wati alias Dilla yang merupakan alumnus sekaligus teman satu angkatan dengan SDS di SPI.
Di dalam persidangan, Dilla menyampaikan baru tahu JE sebagai salah satu pendiri SPI di Bandara Juanda saat dia bersama tujuh siswa lain, termasuk SDS saat hendak pergi ke Singapura.
Baca Juga:
Selama di Negeri Singa, Dilla memiliki jadwal selama tujuh hari dan tinggal di apartemen dengan kamar terpisah.
“Kami tidur kamarnya terpisah. Jadi, kalau siswa putra sama pembina dan guru sendiri-sendiri. Waktu itu, ada Bu Risna yang ikut kami sekamar,” kata Dilla.
Selama di sana, Dilla tak terpisah dengan siswa lain, termasuk SDS. Setelah berkegiatan, jam sepuluh malam semua siswa harus sudah di kamar masing-masing.
Baca Juga:
Ihwal tuduhan kekerasan seksual yang dilakukan JE kepada SDS, saksi menegaskan tak pernah melihat atau mendengar tindakan asusila yang disangkakan.
“Selama saya di sana (SPI,red), dari 2008 hingga saat ini, tidak pernah melihat, mendengar adanya pelecehan seksual,” ujar dia.
Saksi yang dihadirkan terlapor dalam sidang praperadilan dugaan kekerasan seksual di SMA SPI Kota Batu mengungkap tingkah laku pelapor selama di sekolah
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News