Modus Makin Canggih, Masyarakat Harap Waspada Saat Terima Paket Tak Dikenal

jatim.jpnn.com, MADIUN - Petugas Sat Resnarkoba Polres Madiun Kota menyebut modus operandi peredaran narkoba makin bervariasi. Pihaknya meminta masyarakat agar berhati-hati dan waspada.
Kanit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Madiun Kota Ipda Imam Syafii mengatakan peredaran narkoba di wilayahnya sudah memanfaatkan kecanggihan teknologi, bahkan mengelabui petugas menggunakan kurir ekspedisi.
"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat menerima paket tak dikenal. Sebaiknya divideokan sebelum dibuka untuk mengantisipasi sesuatu," ujar Imam, Senin (6/11).
Selain menggunakan ekspedisi, upaya penyebaran narkoba di Madiun juga seringkali memanfaatkan anak-anak di bawah umur. Maka dari itu, pihaknya mengimbau orang tua untuk selalu waspada.
Imam mengatakan sanksi pidana mengancam siapapun yang terlibat dengan narkoba, baik pengedar, pemakai, bahkan kurir.
Sesuai data, selama tahun 2023 hingga 3 November terdapat 55 laporan polisi kasus narkoba yang ditangani Polres Madiun Kota.
Baca Juga:
"Jumlah tersangkanya dalam kasus tersebut ada 86 orang. Rata-rata sabu dan obat keras. Pengendalinya dari luar kota," katanya.
Pihaknya meminta para siswa dan perwakilan tokoh pemuda untuk menjauhi narkoba karena sangat merugikan. (antara/mcr12/jpnn)
Masyarakat diimbau waspada dan berhati-hati saat menerima paket tak dikenal, dikhawatirkan berisi narkoba.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News