Guru Besar Unair Masuk Peneliti Top Dunia Versi Stamford University

Jumat, 29 Oktober 2021 – 04:12 WIB
Guru Besar Unair Masuk Peneliti Top Dunia Versi Stamford University - JPNN.com Jatim
Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR Prof Moh Yasin. Foto: unair.ac.id

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Guru Besar Universitas Airlangga Prof Dr. Moh Yasin M.Si berhasil masuk dalam Top 2% Scientist in the World: Single Year Impact 2020-2021 yang dirilis oleh Stanford University dan Elsevier Report.

Prof Moh Yasin mengatakan sebanyak 211 publikasi miliknya telah terbit pada jurnal terindeks Scopus.

Menurut Guru Besar Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unair, publikasi ilmiah yang dia lakukan sejak tahun 2008 itu telah disitasi oleh artikel lain sebanyak 1.100 kali, dengan H-Index Scopus 16.

"Bisa masuk Top 2 Persen merupakan satu hal yang membagnggakan bagi peneliti. Hal ini mengingat bisa masuk penghargaan tersebut sangat susah dan sangat ketat seleksinya,” jelas Prof Yasin.

Terkait fokus penelitiannya, Prof Yasin banyak mengangkat topik optoelectronics dan fotonik, optik, dan enabling and strategic technologies.

Riset mengenai sensor fiber optic terbaru yang dia lakukan yaitu berkaitan dengan deteksi berbagai hal, mulai dari parameter fisika, kimia, maupun bidang medis atau food safety.

"Harapannya, penghargaan yang telah diberikan oleh Stanford University dan Elsevier Report ini bisa memacu para peneliti, terutama di Indonesia, untuk lebih berpacu dan meningkatkan hasil karyanya di level internasional," terangnya. (unair/mcr17/jpnn)

Guru Besar Universitas Airlangga Prof Dr. Moh Yasin M.Si berhasil masuk dalam Top 2% Scientist in the World yang dirilis oleh Stanford University dan Elsevier
Sumber Unair