Ada 502 Nakes di Yogyakarta Belum Terima Insentif Tahun 2020

Kamis, 18 Februari 2021 – 15:37 WIB
Ada 502 Nakes di Yogyakarta Belum Terima Insentif Tahun 2020 - JPNN.com Jatim
ILUSTRASI tenaga kesehatan. Foto: Antara/Mulyana

jatim.jpnn.com, YOGYAKARTA - Sebanyak 502 orang tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan Covid-19 di Yogyakarta belum menerima insentif dari pemerintah tahun 2020 lalu.

Para nakes yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan di bawah pengelolaan pemerintah daerah itu pun berharap dana insentif untuk periode Oktober-Desember 2020 segera dicairkan.

Diketahui, pemberian dana insentif bagi nakes yang terlibat dalam penanganan Covid-19 ini merupakan kewenangan pemerintah pusat.

"Memang, masih ada yang pencairannya tertunda untuk Oktober sampai Desember 2020," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani di Yogyakarta, Kamis (18/2).

Emma menjelaskan, Dinkes Kota Yogyakarta sudah melakukan berbagai upaya agar insentif untuk nakes dapat segera dicairkan.

Dinkes bahkan sudah berkirim surat ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menanyakan perihal pencairan insentif tersebut.

"Terus kami tanyakan untuk memastikan kapan insentif tersebut bisa diterima oleh para tenaga kesehatan," jelas Emma.

Dia menyebutkan, Dinkes hanya mengajukan permohonan pembayaran insentif nakes yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah, yaitu di dua rumah sakit, RS Jogja dan RS Pratama, serta 18 Puskesmas yang ada di kota tersebut.

Sebanyak 502 orang tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan Covid-19 di Yogyakarta belum menerima insentif dari pemerintah tahun 2020 lalu.