Gegara Daging Ayam Ras, Jember Deflasi 0,05 Persen

Selasa, 03 Agustus 2021 – 11:02 WIB
Gegara Daging Ayam Ras, Jember Deflasi 0,05 Persen - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Penjual daging ayam potong di pasar tradisional Kota Madiun. (Antara Jatim/Diskominfo Kota Madiun/ Lr)

jatim.jpnn.com, JEMBER - Jember, Jawa Timur, mengalami deflasi sebesar 0,05 persen pada Juli 2021 yang dipicu anjloknya harga daging ayam ras di pasaran hingga Rp 19 ribu per kilogram.

"Selain itu, deflasi juga disebabkan emas perhiasan dan telur ayam ras," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember, Arif Joko Sutejo, Senin (2/8).

Sementara, komoditas berandil terbesar terjadinya inflasi Juli 2021, di antaranya, cabai rawit, tomat, cakalang diawetkan, dan minyak goreng.

Arif memaparkan dari 11 kelompok pengeluaran, tiga kelompok pengeluaran mengalami deflasi, empat kelompok mengalami inflasi, dan empat lainnya stabil.

Kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi tertinggi, yakni perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen; makanan, minuman serta tembakau 0,14 persen; kemudian kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,11 persen.

Dia pun memaparkan inflasi tertinggi di Jawa Timur terjadi pada Kabupaten Sumenep sebesar 0,42 persen, diikuti Banyuwangi 0,23 persen, Surabaya 0,20 persen.

"Inflasi terendah terjadi di Kota Malang dan Kota Madiun masing-masing sebesar 0,11 persen," ujar Arif.

Adapun daerah yang mengalami deflasi tertinggi terjadi di Kota Kediri sebesar 0,08 persen. Sedangkan deflasi terendah, yakni Jember sebesar 0,05 persen. (antara/mcr13/jpnn)

Jember mengalami deflasi sebesar 0,05 persen pada Juli 2021 yang dipicu anjloknya harga daging ayam ras di pasaran hingga Rp 19 ribu per kilogram.
Sumber Antara