Pasien RSLT Bisa Berjemur Nikmati Pemandangan Selat Madura

Jumat, 09 Juli 2021 – 17:13 WIB
Pasien RSLT Bisa Berjemur Nikmati Pemandangan Selat Madura - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Surabaya mulai beroperasi pada Kamis (8/7). Foto: Antara/HO-Humas Pemkot Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - DPRD Surabaya meminta pemkot setempat tetap melayani warga dengan gejala mirip COVID-19 yang datang tiba-tiba atau tanpa rujukan ke Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT).

Pemkot sebelumnya mensyaratkan para pasien COVID-19 tidak datang langsung ke RSLT, tetapi melalui rujukan Puskesmas. Dengan begitu, dapat memudahkan petugas melakukan pelacakan (tracing) kontak eratnya.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah kurang setuju dengan ketentuan tersebut. Dia mengharapkan warga yang dicurigai (suspek) tertular COVID-19 bisa memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan itu.

"Selain layanan kesehatan juga para pasien itu diberi obat maupun vitamin agar saat mereka pulang dari RSLT merasa tidak sia-sia," kata Khusnul, Jumat (9/7).

Dia menjelaskan RSLT sebenarnya dapat menampung 500 bed atau tempat tidur. Hanya saja, sementara yang masuk masih 300 bed.

"Insyaallah nanti akan terus ditambah pemkot," ujar Khusnul.

Politisi PDI Perjuangan tersebut pun berharap pendirian RSLT dapat meringankan beban rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Surabaya yang kini penuh.

Dyah Katarina, anggota Komisi D lainnya menilai fasilitas dan sarana RSLT sangat bagus karena tempatnya cukup luas, sirkulasi udaranya bagus, serta dapat akses sinar matahari.

Mungkin belum banyak yang tahun, dari atap (rooftop) RSLT, pasien COVID-19 bisa berjemur sambil melihat pemandangan Selat Madura dan Jembatan Suramadu.
Sumber Antara