Dispendik Surabaya Usut Kecurangan Para Peserta PPDB Tingkat SMP

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengusut banyaknya kecurangan dari para peserta Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP dengan memanipulasi jarak rumah dengan sekolah negeri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Sekolah Menengah Dispendik Kota Surabaya Tri Aji Nugroho mengatakan, PPDB jalur zonasi secara resmi sudah ditutup pada Jumat (25/6).
Namun, sebelum hasil PPDB jalur zonasi diumumkan, dilakukan klarifikasi terhadap puluhan calon peserta didik baru yang diduga memiliki jarak zonasi tak wajar.
"Proses klarifikasi itu dengan menurunkan tim survei lapangan ke alamat tempat tinggal para pendaftar," kata Aji, Sabtu (26/6).
Dispendik Kota Surabaya bakal mengundang seluruh wali murid peserta PPDB untuk bertemu dengan kepolisian setempat.
Calon peserta didik baru dinyatakan gugur jika ditemukan indikasi penipun terhadap jarak titik ke sekolah
Selain dibantu kepolisian setempat, Dispendik Surabaya membuka layanan pengaduan bagi pendaftar PPDB yang menemukan kecurangan pada peserta lainnya.
"Silahkan manfaatkan fitur tersebut jika memang ditemukan ada jarak tak wajar untuk alamat calon peserta didik baru," katanya. (mcr6/antara/jpnn)
Dispendik Kota Surabaya mengusut banyaknya kecurangan dari para peserta PPDB jenjang SMP yang memanipulasi jarak antara rumah dan sekolah negeri.
Redaktur & Reporter : Angga Setiawan
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News