Dinas Pendidikan Jawa Timur Izinkan SMA dan SMK di Zona Hijau Gelar Sekolah Tatap Muka

Rabu, 23 Juni 2021 – 21:25 WIB
Dinas Pendidikan Jawa Timur Izinkan SMA dan SMK di Zona Hijau Gelar Sekolah Tatap Muka - JPNN.com Jatim
Foto Dok - Siswa SMA Negeri 1 Situbondo mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka pada Agustus 2020. (ANTARA Jatim/Novi H)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Pendidikan Jawa Timur mengizinkan SMA/SMK sederajat di zona hijau (tak berisiko) atau kuning (risiko rendah) menggelar sekolah tatap muka secara terbatas.

"Kebijakan itu mempertimbangkan kondisi zonasi wilayah berbasis kecamatan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Wahid Wahyudi, usai mengikuti rapat koordinasi di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu (23/6).

Pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kapasitas siswa dibatasi sebanyak 25 persen untuk wilayah zona kuning dan 50 persen zona hijau.

Pelaksanaan sekolah tatap muka dilaksanakan per hari maksimal dua, jam dengan empat mata pelajaran.

“Para siswa juga hanya diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka maksimal dua kali per pekan,” ujar Wahid.

Selain itu, kata Wahid Wahyudi, kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan juga harus memiliki rekomendasi ketua gugus tugas Covid-19.

Adapun siswa juga harus mendapat persetujuan dari orang tua.

Dinas Pendidikan Jawa Timur akan melakukan koordinasi dengan semua sekolah di Jatim, termasuk mengakomodasi pendapat orang tua siswa terhadap pelaksanaannya.

Dinas Pendidikan Jawa Timur mengizinkan SMA/SMK sederajat di zona hijau dan kuning menggelar sekolah tatap muka secara terbatas.