Masyarakat Surabaya Perlu Bersiap, 3 Kasus Sudah Ditemukan

Jumat, 14 Januari 2022 – 04:59 WIB
Masyarakat Surabaya Perlu Bersiap, 3 Kasus Sudah Ditemukan - JPNN.com Jatim
Pemantauan jentik-jentik oleh kader kesehatan kota Surabaya. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya menemukan peningkatan laporan kasus demam dengan gejala yang mengarah ke diagnosis infeksi virus Dengue dari beberapa rumah sakit. Sejauh ini, tiga kasus yang sudah ditemukan di Kota Pahlawan.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina menuturkan dari temuan tersebut, masih perlu diverifikasi untuk penegakan diagnosis sebagai kasus DBD.

“Itu dilakukan untuk mewaspadai potensi peningkatan kasus dan sebagai respons cepat penanganan apabila kasus terkonfirmasi DBD," ujar Nanik, Kamis (13/1).

Menurut Nanik, dengan kondisi cuaca saat ini, musim hujan disertai terik matahari yang cukup tinggi, panas dan lembab, menjadi sangat rawan terjadi peningkatan populasi nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi vektor penular virus Dengue. 

"Kami berkoordinasi dengan seluruh faskes (fasilitas kesehatan,red) di Kota Surabaya untuk segera melaporkan kasus demam dengan gejala yang menyerupai DBD," terangnya.

Dinkes juga berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menggerakkan semua elemen masyarakat dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pemantauan di wilayah kerja masing-masing.

"Mengoptimalkan peran kader kesehatan. Penanggulangan secara cepat kasus konfirmasi DBD dengan penyelidikan epidemiologi,” tuturnya.

Tujuannya, lanjut Nanik, memutus mata rantai penularan dalam waktu kurang dari 2 x 24 jam sejak laporan diterima.

Warga Surabaya mesti berhati-hati dengan penyebaran DBD yang mulai marak.