Kasus Pembakaran Truk Tembakau Diisukan Konflik Suku Jawa dan Madura, Jangan Terpancing

Kamis, 22 September 2022 – 15:45 WIB
Kasus Pembakaran Truk Tembakau Diisukan Konflik Suku Jawa dan Madura, Jangan Terpancing - JPNN.com Jatim
Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto merilis perkembangan penanganan kasus pembakaran truk pengangkut tembakau Jawa. Foto: Humas Polda Jatim.

jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Kasus pembakaran truk bermuatan tembakau Jawa pada 15 September 2022 berujung pada isu konflik antarsuku. Hal tersebut tentunya bisa memicu kericuhan.

"Dukungan pemberitaan media yang mendidik dan mencerahkan sangat kami harapkan sehingga kasus pembakaran truk pengangkut tembakau Jawa tidak memanas," kata Rogib, Rabu (21/9).

Dia menjelaskan sejak kasus tersebut terjadi, sebagian pegiat media sosial berupaya mengarahkan kejadian itu sebagai bibit konflik suku antara Jawa dan Madura.

Ancaman mulai muncul, seperti melakukan aksi balasan kendaraan bermotor dengan pelat Madura (M) dalam bentuk tertulis di sejumlah platform media sosial.

"Yang perlu kami tegaskan bahwa kasus pembakaran truk pengangkut tembakau Jawa di Pamekasan pada tanggal 15 September 2022 murni kriminal," tuturnya.

Rogib meminta masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi yang beredar di media sosial daan belum tentu kebenarannya.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab pamekasan melakukan komunikasi dengan Pemkab dan Polres Bojonegoro selaku tempat pengiriman tembakau yang dibakar sekelompok massa tersebut.

"Sekali lagi kasus pembakaran truk pengangkut tembakau Jawa di Pamekasan murni tindak pidana kriminal. Pelaku sudah ditangkap. Jadi, bukan kasus persaingan usaha yang mengarah pada konflik antarsuku," tegasnya.

Polres Pamekasan menegaskan bahwa isu konflik antarsuku Jawa dan Madura dalam kasus pembakaran truk bermuatan tembakau Jawa adalah kabar tidak benar.
Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News