Wabah PMK Serang Ngawi, Belasan Ternak Sapi Mati Mendadak

Senin, 30 Desember 2024 – 11:36 WIB
Wabah PMK Serang Ngawi, Belasan Ternak Sapi Mati Mendadak - JPNN.com Jatim
13 Sapi di Ngawi Mati Akibat Virus PMK. Foto: source JPNN

jatim.jpnn.com, NGAWI - Beredar video amatir berdurasi singkat yang menampilkan sejumlah warga menggotong jasad seekor sapi yang mati diduga terjangkiti penyakit mulut dan kuku (PMK)

Video lain juga memperlihatkan seekor sapi tergeletak tidak bernyawa di kandangnya, yang diduga sudah terinfeksi penyakit tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, video tersebut terjadi di Kabupaten Ngawi, Sabtu (28/12).

Dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi Eko Yudo Nurcahyo membenarkan jika kasus PMK mengalami kenaikan yang signifikan. Total ada 13 sapi yang mati.

“Sudah ada banyak kasus di titik wilayah Kecamatan Geneng, Kecamatan Gerih, Kecamatan Kendal, Kecamatan Kedunggalar, Kecamatan Widodaren, dan Kecamatan Karanganyar,” ujar Eko Yudo, Senin (30/12).

Pihaknya mengaku terus berusaha menenangkan peternak di wilayah tersebut, agar tidak panik.

“Kami juga sosialisasi, memberikan edukasi agar mereka paham, bahwa penyakit PMK bisa disembuhkan,” katanya.

Petugas juga memberikan obat obatan ternak yang sakit. Sekaligus meminta peternak rutin membersihkan kandang.

“Kami minta kandang disemprotkan dengan desinfektan secara rutin. Masalah PMK bukan hanya menjadi tanggung jawab dinas peternakan dan perikanan, tetapi juga tanggung jawab peternak,” ucapnya.

PMK di Ngawi meningkat, sebanyak 13 sapi dilaporkan mati mendadakn akibat virus tersebut.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News