Erupsi Semeru Tak Pengaruhi Penerbangan di Bandara Lombok

jatim.jpnn.com, SURABAYA - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, NTB menyampaikan bahwa aktivitas penerbangan mereka tidak terdampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur.
"Penerbangan tidak ada yang terdampak dari erupsi Gunung Semeru tersebut," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Lombok Arif Hariyanto, Selasa (26/12).
Dia mengungkapkan waktu operasional Bandara Lombok saat ini adalah 15 jam, mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WITA. Untuk rute penerbangan, ada enam domestik tujuan Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Bali, Bima, dan Sumbawa Besar.
"Rute tersebut dilayani maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, Super Air Jet, dan Wings Air. Dua rute penerbangan internasional, yaitu Kuala Lumpur (Indonesia Air Asia dan Super Air Jet) dan Singapura (Scoot)," katanya.
Sebelumnya, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali erupsi dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1 kilometer di atas puncak pada Senin (25/12).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur, Ghufron Alwi dalam laporan tertulisnya mengatakan bahwa terjadi erupsi Gunung Semeru pada 25 Desember 2023 pukul 05.12 WIB.
"Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 m di atas puncak (± 4.676 mdpl). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah selatan," katanya dalam keterangan tertulisnya.
Menurut dia, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 248 detik dan status gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih berada pada level III atau siaga. (antara/faz/jpnn)
PT Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Lombok, NTB angkat bicara soal dampak erupsi Semeru kemarin.
Redaktur & Reporter : Fahmi Azis
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News