Hutan TNBTS di Lumajang Terbakar, BPBD Beber Penyebabnya

jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Kebakaran hutan di Desa Ranupani yang merupakan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Kabupaten Lumajang masih dipadamkan petugas gabungan, Rabu (30/8).
Petugas BPBD Kabupaten Lumajang Nur Cahyo mengatakan kebakaran kembali terjadi di kawasan TNBTS sekitar pukul 04.00 WIB.
"Kebakaran hutan di kawasan TNBTS Resort Ranupani di Dusun Bantengan, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro kembali terjadi dan diperkirakan api sudah menjalar sekitar pukul 04.00 WIB," kata Nur.
Dia menduga kebakaran hutan di kawasan TNBTS akibat musim kemarau panjang dan gesekan antarranting tanaman yang sudah mengering sehingga menyebabkan kebakaran.
"Tim TNBTS Resort Ranupani telah melakukan penanganan awal dengan membuat sekat api dan pemadaman manual menggunakan dahan-dahan basah. Upaya tersebut ternyata masih belum bisa memadamkan api, bahkan berpotensi makin meluas," ujarnya.
Dia mengatakan titik api yang di Ledok sudah padam dan api mulai mengarah ke jalur alternatif Ranupani-Argosari dan informasi itu masuk ke Tim TRC BPBD Kabupaten Lumajang. Kemudian sejumlah personel dikerahkan menuju titik kebakaran.
"TRC BPBD Kabupaten Lumajang tiba di lokasi kebakaran untuk membantu memadamkan api. Namun, upaya tersebut masih belum berhasil sehingga pemadaman terus dilakukan," tuturnya.
Nur menjelaskan api masih besar dan angin bertiup kencang di sekitar Bantengan, namun upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNBTS Resort Ranupani, BPBD Kabupaten Lumajang, Babinsa Ranupani, Koramil 0821/03 Senduro, Polsek Senduro dan Masyarakat Peduli Api Desa Ranupani dan Argosari Kecamatan Senduro.
Kebakaran hutan di kawasan TNBTS Desa Ranupani kembali terjadi dan api sudah menjalar sekitar pukul 04.00 WIB.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News