Pembangunan Jembatan Ngadi Molor, Pelaksana Proyek Kena Tegur Pemkab Kediri

jatim.jpnn.com, KEDIRI - Pelaksana proyek pembangunan Jembatan Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri terkena teguran dari Pemkab setempat lantaran progresnya belum optimal.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra mengatakan pihaknya sudah memonitoring dan mengevaluasi progres pembangunan jembatan tersebut.
"Hasil evaluasi masih 'on progres'. Memang ada keterlambatan dan sudah kami berikan teguran," kata Irwan, Senin (10/10).
Irwan menjelaskan keterlambatan itu adanya penurunan deviasi saat pengerjaan dari target DPUPR Kabupaten Kediri sepuluh persen tiap bulan, tetapi realisasinya masih delapan persen.
Pemberian target itu dimaksudkan agar pengerjaan proyek berlangsung cepat tidak terlambat dari kontrak yang sudah disepakati.
Pihaknya sudah memberikan target Desember 2022 rampung. Harapannya sebelum Natal dan Tahun Baru 2023, jembatan itu bisa dilalui masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.
Masukan juga diberikan, yaitu dengan menambah jumlah tenaga kerja sehingga pembangunan bisa tepat waktu," jelasnya.
"Kami minta tenaga kerja untuk ditambah untuk percepatan supaya sesuai target di bulan Desember (2022) selesai," ujarnya.
Pelaksana proyek pembangunan Jembatan Ngadi kena tegur Pemkab Kediri akibat molor pengerjaannya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News