Kronologi Pemudik asal Bali yang Hilang di Laut Menggunakan Sampan

Kamis, 28 April 2022 – 19:32 WIB
Kronologi Pemudik asal Bali yang Hilang di Laut Menggunakan Sampan - JPNN.com Jatim
Ilustrasi tenggelam. Foto: Antara

jatim.jpnn.com, JEMBRANA - Seorang pemudik bernama Hermanto (41) bersama empat anggota keluarganya mengalami kecelakaan laut saat hendak mudik menggunakan sampan berbahan fiber, Kamis (28/4).

Mereka mudik dari Desa Pangambengan, Kabupaten Jembrana, Bali menuju Muncar Kabupaten Banyuwangi Jatim.

Hingga kini petugas gabungan dari Basarnas Bali dan SAR Banyuwangi sedang bersiaga di Pelabuhan Ketapang untuk membantu mencari korban.

“Untuk personel Pos Basarnas Banyuwangi standby dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Koordinator SAR Banyuwangi Wahyu Setiabudi.

Wahyu menjelaskan saat itu Hermanto bersama istrinya Erna Aprilia (34) bersama dua anak dan satu keponakannya berangkay dari Pelabuhan Pangambengan

Setibanya di tengah, mesin sampan yang mereka tumpangi mendadak mati. Hermanto yang mengemudi berusaha menghidupkan mesin.

“Entah karena kekencangan atau bagaimana kemudian korban terpental dan tenggelam,” ujar Wahyu berdasarkan keterangan keluarga korban di Muncar.

Istri dan keponakan korban sempat berusaha membantu Hermanto, tetapi tidak bisa. Dia akhirnya tenggelam.

Seorang pemudik asal Bali hilang di laut saat perjalanan menuju Banyuwangi menggunakan sampan.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News