DLH Tulungagung Tebang Pohon di Kawasan Jalan Nasional Hindari Aksi Pencurian

Jumat, 22 Januari 2021 – 08:15 WIB
DLH Tulungagung Tebang Pohon di Kawasan Jalan Nasional Hindari Aksi Pencurian - JPNN.com Jatim
Petugas menunjukkan kayu sonokeling yang ditebang di gudang penyimpanan milik DLH Tulungagung, Kamis (21/1/2021) (Ist)

jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menebang sejumlah pohon sonokeling di sepanjang kawasan jalan nasional untuk mengantisipasi aksi pencurian.

DLH mencatat, ada tiga batang pohon sonokeling berusia puluhan tahun yang ditebang DLH Tulungagung.

Jumlah pohon sonokeling yang masuk rencana penebangan DLH masih akan bertambah.

Pasalnya, sebagian pohon yang masih kokoh berdiri di atas area rumija diketahui sudah dibuat mati oleh oknum pelaku yang tidak dikenal.

"Kami harus mengambil keputusan sulit (dilematis), apakah harus memotong atau melakukan patroli terhadap keberadaan sonokeling," kata Kabid Tata Lingkungan DLH Tulungagung, Makrus Maman, Kamis (21/1/2021).

Keputusan menebang pohon-pohon sonokeling itu sendiri dilakukan setelah DLH mengajukan surat permohonan kepada Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo.

Bupati Tulungagung kemudian menyetujui upaya DLH menebang pohon di kawasan jalan nasional.

"Dari pada hilang dicuri, kami mengusulkan kepada Bupati (Tulungagung) untuk dilakukan pemotongan (pohon sonokeling),” ujar Markus

“Kayunya bisa dilelang dan uang-nya masuk ke kas daerah," pungkasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Tulungagung, Jawa Timur, menebang sejumlah pohon sonokeling di sepanjang kawasan jalan nasional untuk mengantisipasi aksi pencurian.