Bawa Pulang Sampah di Laut, Nelayan Banyuwangi Bisa Dapat Insentif

Senin, 13 September 2021 – 11:00 WIB
Bawa Pulang Sampah di Laut, Nelayan Banyuwangi Bisa Dapat Insentif - JPNN.com Jatim
Wabup Banyuwangi Sugirah hadir dalam peresmian program Fishing For Litter (FFL) (mengambil sampah di laut). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi)

jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Nelayan Pantai Pancer Banyuwangi, Jawa Timur mendapat pendampingan dari non-governmental organization (NGO) lingkungan hidup, Greenation terkait dengan pengelolaan sampah laut.

Greenation merupakan organisasi lingkungan hidup non-profit yang fokus pada isu pengelolaan sampah, khususnya anorganik laut.

Mereka membentuk EcoRanger terdiri atas 15 aktivis lingkungan yang bermarkas di Bandung, Jawa Barat.

"Terima kasih kepada tim EcoRanger yang terus berkomitmen melakukan pendampingan pengelolaan sampah laut di Banyuwangi, dimulai dari Pulau Merah hingga Pantai Pancer," ujar Wakil Bupati Sugirah, Minggu (13/9).

Dia berharap dengan berkurangnya sampah, ekosistem laut tetap terjaga, sehingga produksi ikan Banyuwangi melimpah.

EcoRanger sendiri telah melakukan program pengelolaan sampah di kawasan destinasi wisata Pulau Merah dengan melibatkan masyarakat setempat mulai 2018 hingga sekarang.

Setelah dua tahun berkiprah, mereka kini mulai mengajak nelayan Pantai Pancer untuk terlibat dalam upaya pembersihan laut.

"Itu merupakan upaya mengurangi sampah plastik di laut dan pesisir dengan memberdayakan nelayan. Pancer menjadi percontohan karena di daerah setempat sudah ada kelompok yang memulai aktivitas serupa," kata Project Coordinator Greenation Foundation, Nur Almira Rahardian.

Nelayan Pantai Pancer Banyuwangi mendapat pendampingan terkait dengan pengelolaan sampah laut.
Sumber Antara