Pemkot Surabaya Mulai Gencar Lunasi Insentif Nakes

Sabtu, 14 Agustus 2021 – 18:59 WIB
Pemkot Surabaya Mulai Gencar Lunasi Insentif Nakes - JPNN.com Jatim
Dokumentasi - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu dengan tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Soewandhie, Kota Surabaya, Kamis (1/7/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mulai gencar melunasi sisa insentif tenaga kesehatan (nakes) Kota Surabaya.

Diketahu, sisa yang harus dicairkan itu masih berkisar 25 persen. Biaya yang belum dibayarkan tersebut merupakan insentif tertunda dari Januari-Juni 2021.

Namun sekarang ada penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka Eri menginginkan pemanfaatannya diprioritaskan untuk nakes pelayanan COVID-19. Sehingga, sisa pembayaran insentif nakes 25 persen bisa segera dibayarkan.

"Alhamdulillah, ada tambahan insentif, kami berikan untuk nakes kita, sehingga pembayaran akan 100 persen," ujarnya.

Proses pencairan dipercepat dengan bekerjasama dengan berbagai pihak. Eri menyatakan, bahwa Pemkot Surabaya akan didampingi Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya maupun Kejaksaan Tanjung Perak dan pihak kepolisian.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti menyatakan refocusing anggaran 2021 untuk pelunasan insentif nakes adalah kabar baik untuk nakes di Surabaya.

"Ini sesuatu yang baik, kami bersyukur. Teman teman di DPRD juga menyepakati," ujarnya. (antara/mcr17/jpnn)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mulai gencar melunasi sisa insentif tenaga kesehatan (nakes) Kota Surabaya.
Sumber Antara