Posko PPKM Mikro Pemprov Jatim dan TNI/Polri Didirikan di 8 Desa Bangkalan

Rabu, 23 Juni 2021 – 09:55 WIB
Posko PPKM Mikro Pemprov Jatim dan TNI/Polri Didirikan di 8 Desa Bangkalan - JPNN.com Jatim
Petugas kesehatan usai menerima bantuan peralatan protokol kesehatan untuk posko pengetatan PPKM mikro di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (22/6/2021). (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim)

jatim.jpnn.com, JAWA TIMUR - Pemprov Jawa Timur terus mengupayakan penanganan lonjakan kasus COVID-19 di Bangkalan, Madura. Terbaru, bersama TNI dan Polri mendirikan posko pengetatan PPKM skala mikro.

"Posko didirikan di lima kecamatan di Bangkalan mulai hari ini untuk menangani dan menurunkan lonjakan kasus COVID-19," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (22/6).

Posko tersebut kemudian disebar di delapan desa/kelurahan lima kecamatan itu, antara lain Kelurahan Kraton, Pejagan, dan Bancaran (Kecamatan Bangkalan).

Selanjutnya, Desa Arosbaya dan Tengket (Kecamatan Arosbaya), Desa Moarah (Kecamatan Klampis), Desa Kombangan (Kecamatan Geger), serta Kelurahan Tunjung (Kecamatan Burneh).

Pendirian posko tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi pada Senin (21/6) malam Posko BPWS di Bangkalan.

Khofifah pun berharap semua elemen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh lokal di Bangkalan menyatu serta berperan dalam penanganan melawan virus corona.

Mantan Menteri Sosial RI itu meminta kepada seluruh tim pengetatan PPKM mikro di lapangan untuk menekankan kedisiplinan warga Bangkalan untuk mematuhi peraturan yang sudah ditentukan.

"Jika kedisiplinan di delapan desa itu terjaga, penyekatan di Suramadu otomatis dilonggarkan," tutur dia.

Pemprov Jawa Timur bersama TNI dan Polri mendirikan posko pengetatan PPKM mikro di sejumlah titik Bangkalan.
Sumber Antara