Ariel Sulap Sampah di Pantai Kenjeran Jadi Kolase Lukisan tentang Laut

Sabtu, 27 November 2021 – 18:59 WIB
Ariel Sulap Sampah di Pantai Kenjeran Jadi Kolase Lukisan tentang Laut - JPNN.com Jatim
Salah satu pengunjung saat melihat lukisan karya pelukis muda asal Surabaya dari sampah plastik di Cafe dan Galeri Kayoene, Sabtu (27/11). Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pelukis muda asal Surabaya Ariel Ramadhan menggelar pameran tunggal bertajuk ‘Laut Lestari’ di Kayoene Cafe dan Gallery, Jalan Graha Familiy Barat, Sabtu (27/11).

Sebanyak 40 karya lukisan yang dikerjakan selama 2020-2021 dipamerkan Ariel menggunakan media cat akrilik di atas kanvas yang sebagian dipadukan menggunakan cat air.

Pelukis berusia 21 tahun itu juga bereksperimen melukis di tenda terpal bekas dengan teknik kolase berbahan sampah plastik yang dipungut dari Pantai Kenjeran, Surabaya.

"Itu adalah pameran kedua Ariel. Dia membawa misi tentang penyadaran mengenai lingkungan dan perahu sebagai bahasa simbol," kata kurator pameran, Arik S Wartono.

Kolase aneka sampah plastik yang dibubuhkan pada tenda terpal bekas itu Ariel lukis menggunakan sapuan kuas yang dipadukan dengan cat akrilik. Beberapa bagian pun dicampur dengan teknik pisau palet.

"Ada dua karya mengenai sampah plastik di atas terpal bekas yang ditampilkan dalam pameran kali itu. Pertama, ukuran 180x120 sentimeter yang dia kerjakan akhir 2020. Kedua, berukuran 159x103 sentimeter pada awal tahun ini," jelas dia.

Sebagai guru lukis Ariel di Sanggar Daun, Arik mengatakan bahwa muridnya secara swadaya dan kesadarannya sendiri mengemas lukisan bertema ‘Laut Lestari’.

Kecerdikan Ariel terlihat pada bahasa simbol dengan objek utama perahu tradisional Pinisi dan Jukung dalam karya-karya lukisnya. Hal itu menggugah kesadaran dalam melestarikan lingkungan.

Ariel Ramadhan pelukis muda asal Surabaya melakukan pameran tunggal memamerkan sebanyak 40 karya