Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di Sumenep Diwarnai Protes, Saksi dari PKB Keluar

Selasa, 05 Maret 2024 – 08:33 WIB
Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 di Sumenep Diwarnai Protes, Saksi dari PKB Keluar - JPNN.com Jatim
Rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 tingkat kabupaten yang dilaksanakan KPU Sumenep pada hari ke-5, Senin (4/3), diwarnai aksi saksi PKB yang menyatakan keluar dari forum. (ANTARA/Slamet Hidayat)

jatim.jpnn.com, SUMENEP - Saksi dari Partai PKB di Sumenep Rasidi tiba-tiba keluar dari forum rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2024 tingkat kabupaten pada Senin (4/3). Alasan dia keluar lantaran menilai adanya kejanggalan hasil rekapitulasi di PPK Pragaan.

"Ada kejanggalan pada hasil rekapitulasi suara di PKB, tepatnya di calon anggota DPR RI. Kami sudah protes di forum dan ajukan sekaligus menulis keberatan di formulir. Kami juga keluar dari forum sebagai bentuk protes," ujar Rasidi.

Rasidi membeberkan kejanggalan itu berupa perbedaan perolehan suara antara versi saksi PKB dengan hasil yang dibacakan PPK Pragaan dalam forum rekapitulasi tingkat kabupaten.

Suasana forum rekapitulasi tingkat kabupaten saat itu dipenuhi interupsi dan protes dari sejumlah saksi parpol ketika PPK Pragaan mulai membacakan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan untuk caleg DPR RI.

Setelah melalui perdebatan selam satu jam lebih, PPK Pragaan diperkenankan melanjutkan pembacaan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan untuk caleg DPR RI hingga selesai.

Saat itu, saksi dari PKB, Rasidi berdiri dan menuju ke meja pimpinan forum rekapitulasi atau komisioner KPU Sumenep untuk meminta formulir keberatan.

Setelah menulis keberatan dalam formulir keberatan, Rasidi lalu berdiri dan menyatakan keluar dari ruangan sebagai bentuk protes kepada PPK Pragaan.

"Kami keluar dari forum rekapitulasi tingkat kabupaten hanya untuk PPK Pragaan. Kalau nantinya PPK lainnya yang membacakan hasil rekapitulasinya, kami akan masuk lagi," katanya.

Saksi dari PKB mendadak keluar saat rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Sumenep karena menemui banyak kejanggalan.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News