Ganjar Bertemu Mahfud MD, Pengamat Sebut Bisa Dongkrak Elektoral Pemilih Milenial

Selain itu, keaktifkan Mahfud MD di dunia digital membuatnya lebih mudah berkolaborasi dengan Ganjar yang selama ini juga aktif di dunia digital.
“Mendongkrak elektoral sangat mungkin. Saat ini kan kader-kader NU lebih bebas untuk berkomunikasi dengan siapa pun karena PBNU tidak berafiliasi langsung dengan PKB. Hari ini itu Mahfud bagaikan magnet, terutama di pemilih milenial ya," tuturnta.
Suko juga mengatakan jika Ganjar dipasangkan dengan Mahfud akan menambah daya kekuatan pada Pilpres 2024.
“Popularitas cukup tinggi, kinerja oke, NU, berasal dari Jatim, ya sangat bisa berpasangan. Jika mereka mau dipasangkan, saya rasa tinggal diujicobakan saja. Dilihat nanti respons dan ukuran keterpilihannya,” katanya.
Tak hanya itu, sosok nahdliyin yang melekat pada Mahfud MD bisa membuka jalan bagi Ganjar Pranowo untuk bersilaturahmi dengan ulama dan kiai-kiai khos Jawa Timur.
Di Madura pun, bisa jadi Ganjar akan memiliki suara yang lumayan dengan adanya sosok Mahfud MD.
Bagi Suko, selain pembahasan atau brainstorming visi, misi, dan program, pertemuan Ganjar dan Mahfud juga bisa dilihat sebagai komunikasi penjajakan keduanya untuk pilpres mendatang.
“Apapun nanti posisi yang akan diemban Mahfud MD, baik sebagai bacawapres maupun tim sukses, Ganjar sudah memiliki ide besar yang sudah dia godok bersama menteri asal Madura tersebut,” ucapnya.
Jika Ganjar-Mahfud dipasangkan, diklaim bisa tingkatkan elektoral pemilih milenial.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News