Ini Toh Alasan Gilang Widya Unggah Foto Remaja Pelaku Perusakan Bus Arema FC

Kamis, 21 Oktober 2021 – 23:17 WIB
Ini Toh Alasan Gilang Widya Unggah Foto Remaja Pelaku Perusakan Bus Arema FC - JPNN.com Jatim
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana menyampaikan alasannya mengunggah foto pelaku perusakan bus timnya. Foto: Instagram @juragan_99

jatim.jpnn.com, MALANG - Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana memaparkan alasannya mengunggah foto pelaku perusakan bus yang tertangkap pada Rabu (20/10) malam. Hal itu seiring maraknya informasi yang terkesan menyudutkan Aremania.

Bos kosmetik ternama tersebut sebelumnya memang mengunggah melalui akunnya di Instagram foto salah satu pelaku perusakan yang rupanya masih remaja berusia 15 tahun.

Gilang mengatakan hal itu dilakukan sebagai langkah Arema FC dan Aremania agar tidak adanya informasi simpang siur terkait pelaku perusakan yang berpotensi menimbulkan fitnah.

"Sebab kejadian di Yogyakarta. Ada suporter klub lain di sana mulai dari Brajamusti, Slemania (pendukung PSS Sleman), dan lainnya yang sedang bertanding di Yogyakarta," kata dia, mengutip laman Arema FC, Kamis (21/10).

Menruut dia, bila tidak dilakukan hal tersebut justru akan timbul fitnah dan saling tuding yang berdampak lebih besar. Terlebih foto pelaku itu terlebih dahulu viral lewat media sosial lainnya. Polisi bahkan sudah sudah mengungkap lengkap identitasnya.

“Mereka kini justru memutar balik fakta seolah Arema FC salah dengan mengunggah pelakunya. Padahal justru itu upaya menunjukkan pelaku sebenarnya, sehingga menjadi pelajaran berharga,” ujar dia.

Crazy rich asal Malang itu pun menuturkan manajemen Arema FC sudah melakukan upaya bijaksana untuk menyudahi perkara tersebut.

Singo Edan meminta agar polisi melakukan pembinaan kepada pelaku dengan cara meminta maaf kepada Aremania dan Arema FC serta Persebaya dan Bonek karena mencoreng citra kedua kesebelasan yang kini sedang membangun citranya.

Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana memaparkan alasannya mengunggah foto pelaku perusakan bus yang tertangkap pada Rabu (20/10) malam.