Ayah di Ngawi Perkosa Anak Kandung, Ancam Jual Ponsel Jika Tak Dituruti

jatim.jpnn.com, MAGETAN - Seorang ayah asal Ngawi berinisial WD (41) yang tinggal mengontrak di Magetan tega memperkosa anak kandungnya yang masih di bawah umur.
Kelakuan bejat WD pertama kali diketahui adiknya, atau bibi dari korban. Kepada bibinya, korban menceritakan pemerkosaan yang dilakukan si ayah.
“Awalnya adik pelaku hendak mengajak kakak laki-laki korban ke luar kota. Namun, korban ngotot agar sang kakak tetap di rumah.
Kemudian si bibi menanyakan sikap itu. Korban sempat tidak mau mengaku, tetapi akhirnya mau bercerita.
Korban mengaku takut jika sang kakak ke luar kota lantaran bisa dengan mudah merudapaksa dirinya.
Bocah yang masih SD itu belakangan juga tak mau sekolah. Setelah mendengar cerita itu, bibi korban meminta sang suami melaporkan pelaku hingga akhirnya WD diringkus polisi.
Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Rudy Hidajanto mengatakan pelaku diringkus tanpa perlawanan.
Kepada penyidik, pelaku mengaku berbuat terhadap korban yang tak lain adalah anak kandung sendiri sebanyak empat kali.
Seorang ayah memperkosa anak kandungnya dengan mengancam bakal menjual ponselnya, jika tak menuruti nafsu bejat orang tuanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News