Produksi Video Kebaya Merah Dipesan dari Twitter, Ternyata

Selasa, 08 November 2022 – 22:45 WIB
Produksi Video Kebaya Merah Dipesan dari Twitter, Ternyata - JPNN.com Jatim
Pemeran video kebaya merah AH dan ACS saat di Mapolda Jatim. Foto: Ardini Pramitha/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman menyampaikan fakta mengejutkan soal kasus video asusila Kebaya Merah.

Kedua pemeran atau pelaku berinisial ACS dan AH tersebut ternyata membuat video karena mendapatkan pesanan dari akun Twitter.

"Tersangka ACS dan AH membuat adegan tersebut dikarenakan adanya pesanan konten video porno dengan tema ‘Receptionist Hotel’. Akun Twitter tersebut saat ini masih dalam penyelidikan," kata Farman, Selasa (8/11).

Akun Twitter itu mendapatkan keuntungan dari penjualan konten video begituan yang dibuat ACS dan AH dengan tarif bervariasi, yakni tergantung temanya.

"Adapun untuk hasil penjualan konten dipergunakan tersangka untuk keperluan sehari hari," ujarnya.

Adapun video berjudul Kebaya Merah itu dibuat kedua tersangka pada 8 Maret 2022 sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah kamar hotel nomor 1710 lantai 10 kawasan Gubeng, Surabaya.

Saat itu, ACS dan AH mendapatkan upah sebesar Rp 750 ribu saat membuat video tersebut. Setelah dibayar, mereka memesan kamar hotel 1710 dan memproduksinya sesuai pesanan.

"Kedua tersangka bergantian posisi untuk melakukan perekaman adegan menggunakan ponsel milik tersangka, lalu diedit dan dikirim kepada pemesan melalui akun telegram milik tersangka AH," tuturnya.

Video kebaya merah yang diproduksi pasangan kekasih ACS dan AH diproduksi karena pemesanan lewat Twitter.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News