ST Cari Jalan Pintas Jualan BBM, Untungnya Luar Biasa, Kini Menyesal

Jumat, 22 April 2022 – 18:51 WIB
ST Cari Jalan Pintas Jualan BBM, Untungnya Luar Biasa, Kini Menyesal - JPNN.com Jatim
Kapolres Pacitan AKBP Wiwit menunjukkan BBM Pertalite yang dioplos dengan bubuk pewarna menyerupai Pertamax. Foto: Humas Polda Jatim.

jatim.jpnn.com, PACITAN - Pria berinisial ST (38) mencari jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan dalam menjual bahan bakar minyak (BBM).

Warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan itu awalnya pernah merasakan hasil luar biasa, tetapi pada akhirnya harus berurusan dengan polisi

ST menjual BBM jenis Pertalite yang dioplos menjadi Premium ron 88 dan Pertamax. Kecurangannya diketahui setelah masyarakat menginformasikannya ke polisi.

"Setelah kami selidiki ternyata benar masih terdapat pelaku usaha yang mengoplos BBM," kata Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ariwibisono, Jumat (22/4).

Modusnya, pertama ST membeli BBM jenis Pertalite dari SPBU menggunakan surat rekomendasi dari desa untuk keperluan pertanian. Biasanya harga pasaran Rp 7.650 per liter atau Rp 267.501 satu jeriken 35 liter

"Dia mencampurinya dengan bubuk pewarna sehingga menyerupai Pertamax dan Premium ron 88," bebernya.

Pelaku mengaku sudah melakukan pengoplosan BBM tersebut sejak enam bulan lalu. Dia menjualnya kepada para pengecer di wilayah Pacitan. Harganya kisaran Rp 8.500 sampai Rp 8.800 per liter atau Rp 300.000 sampa? Rp 310.000 per jeriken 35 liter.

"Untungnya Rp 900 sampai Rp 1.200 per liter. Kalau langsung ke konsumen dapat untung Rp 2.350 sampai dengan Rp 5.000 per liter," jelasnya.

Warga Pacitan berinisial ST mengoplos BBM jenis Pertalite dengan mencampurkan bubuk pewarna lalu berubah menyerupai Pertamax.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News