NU Jatim Pantau Hilal Ramadan di 35 Titik, Peluang Terlihat Minim

Jumat, 28 Februari 2025 – 14:09 WIB
NU Jatim Pantau Hilal Ramadan di 35 Titik, Peluang Terlihat Minim - JPNN.com Jatim
Ilustrasi pemantauan hilal menggunakan teropong di atas gedung tinggi Kota Surabaya. Foto: Ardini Pramitha/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan di 35 titik lokasi se-Jatim pada Jumat (28/2) sore.

Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jatim Kiai Syamsul Ma’arif mengatakan peluang hilal terlihat diprediksi minim karena posisi bulan masih di bawah kriteria Imkanur Rukyat, yaitu di ketinggian 3 derajat dengan elongasi atau jarak sudut matahari dan bulan 5,6 derajat.

“Dari ketinggian dan elongasi tersebut masih belum mencapai kriteria imkanur rukyat 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat sehingga di Jawa Timur, potensi hilal terlihat itu amat minim,” kata Syamsul.

Kiai Syamsul menambahkan, NU berpedoman pada rukyatul hilal bil fi’li (pengamatan langsung) dalam menentukan awal bulan hijriah. Apabila hilal tidak terlihat maka mengikuti metode istikmal dengan menggenapkan bulan Syaban menjadi 30 hari.

Pemantauan tetap dilakukan secara langsung di lapangan. Laporan dari setiap titik pemantauan akan diteruskan ke PWNU Jatim sebelum dilaporkan ke PBNU sebagai bahan pertimbangan sidang isbat Kementerian Agama RI.

“Bilamana hilal tidak terlihat karena secara astronomi hilal masih rendah di bawah kriteria atau di bawah ufuk, maka nanti bisa menjadikan alasan istikmal atau menggenapkan bulan Syakban,” ujarnya.

Menurutnya, peluang terlihatnya hilal lebih besar di wilayah barat Indonesia seperti Aceh. Hal ini karena posisi hilal di Aceh sudah memenuhi kriteria dengan ketinggian lebih dari 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

“Di Aceh, ketinggian hilal semakin tinggi dan elongasinya semakin besar, berbeda dengan Jatim yang berada di sebelah timur,” pungkasnya.

Potensi hilal Ramadan tak terlihat di 35 titik di Jatim. Apabila terjadi NU bakal menunggu laporan dari Aceh.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News