Nelayan di Pulau Bawean Tak Berani Melaut, Trauma Gempa Bumi

Rabu, 27 Maret 2024 – 12:47 WIB
Nelayan di Pulau Bawean Tak Berani Melaut, Trauma Gempa Bumi - JPNN.com Jatim
Sejumlah perahu milik nelayan yang disandarkan di bibir pantai di Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura, Bawean, Gresik, Selasa (26/3). ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin

jatim.jpnn.com, GRESIK - Sejumlah nelayan di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik belum melaut lantaran tangkapan ikan berkurang, apalagi setelah bencana gempa bumi yang melanda wilayah setempat.

"Keadaan seperti ini ikan di laut berkurang, kalau musimnya ikan itu bukan tujuh atau delapan, pasti pasokannya banyak," ujar Nawawi selaku nelayan di wilayah setempat, Selasa (26/3).

Nawawi pun belum memasok ikan ke sejumlah pasar karena masih fokus penanganan rumah yang rusak akibat gempa bumi, Dia juga tak menyangkal masih takut, jika harus melaut karena trauma kejadian saat itu

"Perahu saya masih ada rusaknya, soalnya saat gempa terjadi saya berada di laut. Saya juga masih takut, saat gempa pertama kemarin saya di laut rasanya goyang-goyang, untung tidak sampai jatuh," katanya.

Dia berharap kejadian itu menjadi peristiwa terakhir kali yang dirasakan karena membuat trauma tersendiri.

"Semoga ini yang terakhir, kami sekeluarga juga takut sekali, ini saja saya masih belum berani tinggal di rumah," tuturnya.

Sementara itu, nelayan lainnya bernama Huda mengaku juga merasa takut jika harus melaut pascagempa yang melanda Bawean.

"Kapal kami masih sandar, masih takut, stok di pasar juga mulai menipis, tapi mau bagaimana lagi, trauma saya," katanya. (antara/mcr12/jpnn)

Akibat trauma gempa bumi, para nelayan di Pulau Bawean belum berani melaut untuk mencari ikan.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News