Perbaikan Pipa Air di Surabaya Capai 2.000 Kilometer, PDAM Butuh Rp2 T

Jumat, 25 November 2022 – 13:27 WIB
Perbaikan Pipa Air di Surabaya Capai 2.000 Kilometer, PDAM Butuh Rp2 T - JPNN.com Jatim
Direktur Utama PDAM Surya Sembada Arief Wisnu. Foto: Ardini Pramitha/JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya menjadikan proyeksi usia teknis pipa dari peralatan produksi air sebagai fokus utama.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Arief Wisnu menerangkan pipa yang berumur 30-50 tahun dengan panjang 2.018 kilometer perlu menjadi perhatian.

Pihaknya mengkalkulasikan rata-rata biaya yang diperlukan untuk rehabilitasi pipa kurang lebih Rp1 miliar per kilometer.

"Berarti paling tidak kami membutuhkan Rp2 triliun untuk mengganti 2.000 kilometer pipa. Itu baru bahas pipa,” kata Arief, Kamis (24/11).

Menurutnya, air yang diproduksi di pengolahan juga melalui pipa yang sudah tua sehingga, ada kemungkinan pada bagian dalam pipa terdapat banyak kotoran. Imbasnya, kualitas air yang diterima pelanggan menjadi berpengaruh.

"Kami memprioritaskan untuk diganti secara bertahap. Maka dari itu, tahun ini kami sudah menetapkan 150 kilometer dan kami berusaha untuk konsisten 150 kilometer tiap tahun,” ujar dia

Dengan kondisi keuangan atau tarif air bersih yang dimiliki oleh PDAM Surya Sembada saat ini hanya mampu memperbaiki 2.000 kilometer panjang pipa dengan maksimal ketahanan 3-4 tahun saja.

“Buat pembiayaan dari pihak ketiga pun tidak cukup. Dengan kenaikan tarif, tentu kami sudah punya perencanaan investasi. Paling tidak, sampai lima tahun ke depan untuk menyusun rencana bisnis dan perlu biaya yang tidak sedikit,” ucap Arief. (mcr23/jpnn)

PDAM Surya Sembada Surabaya berencana merehabilitasi pipa-pipa yang sudah berumur puluhan tahun.

Redaktur : Fahmi Azis
Reporter : Ardini Pramitha

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News