LPA Jatim & Perempuan Golkar Berkolaborasi Dampingi Anak Penyintas Kanjuruhan

Rabu, 23 November 2022 – 14:16 WIB
LPA Jatim & Perempuan Golkar Berkolaborasi Dampingi Anak Penyintas Kanjuruhan - JPNN.com Jatim
Para anak korban penyintas Tragedi Kanjuruhan diberi hiburan dan bantuan beasiswa pendidikan. Foto: Ridho Abdullah/JPNN.com

jatim.jpnn.com, MALANG - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur menyoroti nasib anak penyintas Tragedi Kanjuruhan yang kehilangan anggota keluarga, bahkan orang tua mereka.

Anak-anak penyintas Tragedi Kanjuruhan diharapkan terus mendapatkan pendampingan.

Ketua LPA Jatim Anwar Solihin menceritakan nasib salah satu korban meninggal Tragedi Kanjuruhan bernama Lutfiati (11).

Anak tersebut semula menjadi korban luka dalam insiden 1 Oktober lalu. Hanya saja, kondisi mentalnya terpukul lantaran mengetahui kematian ayah dan kakaknya.

Akibatnya, kondisi Lutfiati terus menurun. Menurut Solihin, tumpukan rasa duka itu membuat situasi bocah tersebut menjadi kompleks.

"Hingga akhirnya, dia berpulang menyusul ayah dan kakaknya," tuturnya, Rabu (23/11).

Berkaca dari insiden itu, LPA Jatim bersama Perempuan Golkar Bersatu mendukung program jangka panjang untuk anak penyintas Tragedi Kanjuruhan.

Kerja sama itu dituangkan dalam MoU Program Dukungan Keluarga untuk Pengasuhan, Pendidikan dan Tumbuh Kembang Anak Keluarga Penyintas di Malang.

LPA Jatim dan Perempuan Golkar Bersatu bekerja sama dalam mengawal nasib dan memberikan pendampingan anak penyintas Tragedi Kanjuruhan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News