Cerita Ika Damajanti Berjuang Melawan Kanker Payudara

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ika Damajanti (51) sempat tak percaya dirinya divonis mengidap kanker payudara pada Oktober 2000, tepatnya saat berusia 28 tahun.
Kejadian menyeramkan itu berawal saat adanya benjolan kecil pada payudaranya. Saat itu, Ika tak begitu menghiraukan.
“Ketika merasakan ada benjolan pada payudara saya cuek lantaran tidak ada rasa sakit yang timbul sehingga tidak memeriksakan hal itu ke dokter,” katanya.
Waktu terus berlalu. Benjolan yang semula kecil tiba-tiba bertambah besar dan disertai rasa sakit. Mengetahui hal tersebut, Ika bergegas untuk pergi ke dokter.
“Saat menjalani pemeriksaan mamografi, biopsi di rumah sakit. Saya masih berpikir positif, tidak mungkin terkena kanker payudara,” ujarnya.
Setelah proses pemeriksaan selesai, dokter mengumumkan bahwa Ika positif terkena kanker payudara.
"Saya butuh waktu lima hari untuk menerima kenyataan terkena kanker payudara,” katanya.
Kesedihan yang berlarut-larut tentu tidak akan membuat Ika sembuh. Dia harus berjuang melawan kanker payudara tersebut.
‘Ketika merasakan ada benjolan pada payudara saya cuek lantaran tidak ada rasa sakit,’ kata Ika, pengidap kanker payudara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News