Inovasi Bernilai Ekonomis KKN Mahasiswa Unusa, Keripik Berbahan Dasar Pisang Gagal Jadi

Senin, 08 Agustus 2022 – 21:49 WIB
Inovasi Bernilai Ekonomis KKN Mahasiswa Unusa, Keripik Berbahan Dasar Pisang Gagal Jadi - JPNN.com Jatim
Mahasiswa Unusa bantu petani olah pisang jadi keripik. Foto: Humas Unusa

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kelompok 24 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melakukan pendampingan kepada petani pisang Cavendish, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik.

Mereka bersama-sama mengolah sisa pisang yang jelek dan tidak laku untuk dijual dengan mengubahnya menjadi keripik pisang.

Petani pisang setempat Amin Thohari mengatakan bermodal alat pemotong pisang, mahasiswa Unusa membuat produk tersebut (keripik pisang). Setelah itu, produk itu mulai dipasarkan ke toko makanan ringan di desanya.

"Saya jual pisang tersebut sekilonya hanya Rp 50 ribu, sementara biaya produksi hanya Rp 20 ribu. Itu untuk membeli gas dan minyak," tutur Amin.

Salah satu mahasiswa kelompok 24 KKN Unusa, Tiara Indrawati Sumarno menjelaskan pihaknya membantu petani pisang setempat karena sebelumnya pisang tersebut sering dibuang.

"Kami mencoba olahan pisang lainnya ternyata tidak cocok, jadi akhirnya kami membuat keripik pisang tersebut," ujarnya.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mempersiapkan proses pengemasan hingga pemasaran produk. Serta, mencoba berbagai cara untuk melakukan pemasaran produk keripik pisang Cavendish melalui media sosial maupun secara langsung.

Dalam proses pembuatan keripik pisang, mahasiswa Unusa terjun langsung membantu proses produksi serta pengemasan keripik pisang.

Mahasiswa KKN Unusa dampingi petani olah pisang kurang bagus jadi makanan bernilai tinggi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News