Darurat Wabah PMK, Pasar Hewan di Situbondo Ditutup, Sampai Kapan?

Rabu, 15 Juni 2022 – 10:16 WIB
Darurat Wabah PMK, Pasar Hewan di Situbondo Ditutup, Sampai Kapan? - JPNN.com Jatim
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kandang hewan milik warga di Desa Kotakan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (19/5/2022). ANTARA FOTO/Seno/foc

jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Kabupaten Situbondo ditetapkan sebagai daerah darurat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) setelah 791 ternak dilaporkan terpapar.

Plt Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Holil mengatakan penetapan tersebut diumumkan sejak 10 Juni 2022. Pencegahan mulai dilakukan dengan menutup beberapa pasar hewan.

"Untuk menangani wabah PMK kami menutup sementara tiga pasar hewan, yakni di Kecamatan Asembagus, Besuki dan Desa Sumberkolak (Kecamatan Panarukan)," kata Holil, Selasa (14/6).

Alasan tiga pasar tersebut yang dipilih karena dugaan kuat paling banyak terjadi penularan PMK.

"Rencana penutupan sementara ketiga pasar hewan mulai 16 sampai 25 Juni 2022," ucapnya.

Penutupan pasar hewan untuk memutus penularan wabah PMK pada ternak telah dikomunikasikan dengan para pedagang dan telah disepakati.

Pasar tersebut akan dibuka kembali pada 27 Juni sampai 9 Juli 2022. Nantinya masyarkaat bisa membeli hewan kurban di tiga pasar tersebut.

"Kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban," ujarnya.

Sejumlah pasar hewan di Situbondo ditutup untuk mencegah penularan wabah PMK terhadap ternak makin meluas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News