Banyuwangi Gelar Pergelaran Busana Muslim Modern, Dermaga Jadi Catwalk

Rabu, 20 Oktober 2021 – 20:32 WIB
Banyuwangi Gelar Pergelaran Busana Muslim Modern, Dermaga Jadi Catwalk - JPNN.com Jatim
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. (ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi)

jatim.jpnn.com, BANYUWANGI - Guna mendorong pemulihan ekonomi melalui sektor kreatif, Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) melangsungkan pergelaran busana Moslem Fashion Festival (MFF) di dermaga yacht Pantai Marina Boom pada Sabtu (23/10).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan MFF pun menjadi panggung kreasi bagi para desainer Bumi Blambangan untuk kembali eksis setelah sempat vakum selama PPKM hingga kini berstatus level 2.

"Kami bisa terus menjadikan sektor fesyen dan secara umum ekonomi kreatif sebagai salah satu pendorong pemulihan ekonomi," kata Ipuk, mengutip laman pemkab setempat, Rabu (20/10).

Banyuwangi Moslem Fashion Festival itu akan menyulap ponton apung dermaga yacht Marina Boom menjadi catwalk untuk memperagakan busana yang akan dikenakan oleh sejumlah model. Di antaranya, model nasional, Zee Zee Shahab.

Dengan background pantai, yacht, dan gedung heritage yang menjadi ikon Marina Boom, ajang tersebut digadang-gadang bakal menjadi pergelaran fesyen yang menarik.

“Dengan begitu, kami ingin mengabarkan pula bahwa destinasi di Banyuwangi sudah dibuka kembali dan siap menerima wisatawan,” ucap Ipuk.

Menurut Ipuk, dipilihnya fesyen muslim bukan tanpa alasan. Indonesia ditargetkan sebagai pusat industri halal dunia.

Salah satunya, melalui industri fesyen muslim sebagai sektor prioritas karena dinilai memiliki potensi pasar ekspor yang sangat luas.

Akhir pekan nanti, Pemkab Banyuwangi menggelar Moslem Fashion Festival (MFF) di dermaga yacht Pantai Marina Boom.