Nelayan Mengeluh, Bupati Jember Tertibkan Tambak di Pesisir Pantai Selatan

jatim.jpnn.com, JEMBER - Guna menindaklanjuti keluhan nelayan setempat, Pemkab Jember menertibkan pengelolaan tambak udang di sepanjang pesisir pantai selatan wilayahnya.
Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan ada salah satu tambak udang yang menabrak garis sempadan pantai.
"Saya akhirnya meminta pemilik untuk menghentikan operasinya dan membongkar tambak udangnya yang melebihi garis sempadan," kata dia, Senin (27/9).
Bupati menyampaikan instruksi itu ketika melakukan inspeksi mendadak ke beberapa tambak udang di sepanjang pesisir pantai kawasan Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Minggu (26/9).
"Inspeksi mendadak kali itu merupakan tindak lanjut dari keluhan para nelayan dan kami sudah mengecek empat perusahaan tambak," ujar Hendy.
Dia menerangkan pihaknya pun mengecek perusahaan mulai dari dokumen-dokumennya dan kondisi di lapangan, termasuk juga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
"Kami lakukan evaluasi. Bila ada yang salah, diminta memperbaiki. Terpenting, adil dan tidak ada salah satu yang dikorbankan, baik nelayan, warga sekitar, maupun para pengusaha tambak," tutur dia.
Untuk urusan IPAL, Pemkab Jember akan menerjunkan tim ahli tersertifikasi, sehingga dapat menentukan detail kesalahan para pelaku usaha tambak guna dipertanggungjawabkan.
Guna menindaklanjuti keluhan nelayan setempat, Pemkab Jember menertibkan pengelolaan tambak udang di sepanjang pesisir pantai selatan wilayahnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News