Lapas Surabaya Dirazia, Petugas Temukan Senjata Tajam Rakitan

Minggu, 26 September 2021 – 21:00 WIB
Lapas Surabaya Dirazia, Petugas Temukan Senjata Tajam Rakitan - JPNN.com Jatim
Petugas menunjukkan barang bukti hasil razia di Lapas Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu. (ANTARA/HO-Kanwil Kemenkumham Jatim)

jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Aparat gabungan menemukan sejumlah benda terlarang di Lapas Surabaya, Sidoarjo, di antaranya berupa senjata tajam rakitan, gergaji dan kompor minyak tanah, Sabtu (25/9).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur Krismono menerangkan aparat sedianya melakukan penggeledahan di blok A yang dihuni 524 warga binaan kasus narkotika.

"Petugas kami bagi menjadi lima tim untuk menggeledah," kata Krismono, Minggu (26/9).

Razia tersebut merupakan upaya mewujudkan lapas dan rutan yang bebas handphone, pungli, dan narkotika (halinar).

"Agar lebih transparan, kami mengajak pemangku kepentingan untuk terlibat langsung dalam razia tersebut," ujar dia.

Razia itu dilakukan oleh 150 petugas gabungan dari atops Patnal Pemasyarakatan Korwil Surabaya, polisi, dan militer.

Kepala Lapas Surabaya, Gun Gun Gunawan mengatakan razia gabungan itu dilaksanakan tanpa membuat kegaduhan.

Dalam penggeledahan kali itu, tim gabungan menyita puluhan benda terlarang. Adapun barang yang paling mencolok, yakni adalah kompor minyak tanah, instalasi listrik liar, senjata tajam rakitan, hingga gergaji.

Kompor minyak tanah dan instalasi listrik liar sangat berbahaya karena bisa memicu kebakaran besar.

"Keselamatan warga binaan adalah prioritas kami," tutur Gun Gun.

Mengenai gergaji, dia menyampaikan petugas segera mengusut siapa pemiliknya dan juga memeriksa seluruh bagian Lapas Surabaya untuk memastikan tidak ada perusakan dari warga binaan yang hendak kabur.

Selanjutnya, mereka memanggil warga binaan yang bersangkutan serta memusnahkan barang temuan tersebut setelah dilakukan inventarisasi oleh petugas. (antara/mcr13/jpnn)

Berikut temuan barang-barang terlarang hasil razia petugas gabungan di Lapas Surabaya, Sidoarjo, Sabtu (25/9).
Sumber Antara