Jumlah Siswa Baru yang Mendaftar di SMK Swasta Surabaya Menurun, DPRD Peringatkan Dampak Negatif ini

Sabtu, 04 September 2021 – 11:25 WIB
Jumlah Siswa Baru yang Mendaftar di SMK Swasta Surabaya Menurun, DPRD Peringatkan Dampak Negatif ini - JPNN.com Jatim
Ilustrasi-Jumlah siswa baru yang mendaftar di SMK swasta di Surabaya untuk tahun ajaran baru 2021/2022 menurun. (ANTARA Jatim/HO-SMKN 6 Surabaya/WI)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Jumlah siswa baru yang mendaftar di sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Surabaya untuk tahun ajaran baru 2021/2022 menurun hingga mencapai 10 sampai 20 persen.

Sekretaris SMK Swasta se-Surabaya Yosi menjelaskan secara umum penurunan sekitar 10-20 persen tersebut disebabkan oleh berbagai macam persoalan.

"Selain faktor biaya, bisa jadi mutu sekolah jadi penyebab penurunan tersebut," katanya di Surabaya, Jumat (3/9)

Menurut Yosi, berbagai macam persoalan tersebut erat hubungannya dengan dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19

"Keluhan SMK-SMK itu rata-rata tentang bantuan dari pemerintah daerah, terutama bagi SMK Swasta. Memang sekolah sudah menurunkan biaya, tapi masih juga kesulitan menggaet siswa baru," paparnya.

Meski begitu, dari 95 SMK Swasta tidak ada sampai yang gulung tikar. Hanya saja, lanjut Yosi, sekolah-sekolah tersebut kekurangan siswa.

Olehnya, anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI-P Baktiono meminta Pemkot Surabaya mengatasi masalah ini dengan memberikan beasiswa bagi siswa SMK/SMA.

"Padahal kewajiban belajar itu sampai 12 tahun, kalau sudah sampai putus sekolah di tengah jalan akan sangat merugikan keluarga dan masyarakat setempat," katanya

Jumlah siswa baru yang mendaftar di sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Surabaya untuk tahun ajaran baru 2021/2022 menurun ke angka..
Sumber Antara