Dana Bansos Di Sini Diduga Dipotong, Risma Langsung Turun

jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendapat laporan bansos bermasalah di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, Jawa Timur.
Risma pun mengunjungi desa tersebut pada Sabtu (28/8) untuk memastikan langsung ke masyarakat. Dia mendapati keluhan soal biaya pemotongan dana bansos melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
"Nanti akan saya cross check dengan data yang ada di meja saya karena bantuan itu sangat riskan sekali," kata dia.
Mensos pun menerima pengaduan dari masyarakat soal tidak stabilnya pencairan bansos lewat rekening selama tahun 2020.
"Saya minta kepada semua pengurus PKH agar mendata semua dokumen, baik itu PKH, BPNT/BSD, maupun bansos," ujar dia.
Pihak bank penyalur bantuan (BNI) diminta juga untuk melakukan pengecekan data pencairan bantuan.
Tri Rismaharini tak ingin ada kesalahan dalam mengambil keputusan. Karena itu, data tersebut dinilai sangat penting.
"Bantuan itu bermacam-macam, ada yang terima PKH dan BPNT. Ada yang dapat hanya salah satunya, sehingga harus diteliti dengan cermat," ujar dia.
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mendapat laporan bansos bermasalah di Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Lumajang, Jawa Timur.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News