Polisi Kecolongan, Warga Sumenep Nekat Gelar Pesta Sinden

Senin, 23 Agustus 2021 – 10:02 WIB
Polisi Kecolongan, Warga Sumenep Nekat Gelar Pesta Sinden - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Hajatan dibubarkan oleh Satgas COVID-19 di rumah Kepala Desa Sidokepung, Buduran, Suciati pada Sabtu (5/5) malam. Foto: ANTARA Jatim/SI/IS

jatim.jpnn.com, SUMENEP - Pesta sinden tayub Madura dalam sebuah hajatan warga di Lenteng, Sumenep, Jawa Timur dibubarkan aparat kepolisian pada Minggu (22/8).

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan pesta sinden tayub Madura tersebut digelar tanpa izin keramaian.

"Kami mengetahui acara itu tadi sore dan langsung menginstruksikan Polsek Lenteng melakukan pembubaran," kata Widiarti.

Dia menerangkan pesta sinden dengan karawitan Madura itu mulai sekitar pukul 08.00 - 15.30 WIB di salah satu rumah warga yang menggelar acara resepsi pernikahan.

Petugas mendapati kegiatan tersebut memicu kerumunan dan melebihi ketentuan maksimal pertemuan yang diizinkan di masa pandemi COVID-19, yakni 50 orang.

Para hadirin juga banyak yang tidak menggunakan masker dan tak menjaga jarak.

AKP Widiarti heran atas kejadian itu lantaran tak satu pun personel polisi yang bertugas di Kecamatan Lenteng mengetahui adanya pesta sinden tersebut.

"Bhabinkamtibmas itu, kan, sedesa satu personel dan yang bersangkutan mengaku tidak mendengar ada pesta pertunjukan," ujar dia.

Pesta sinden tayub Madura dalam sebuah hajatan warga di Lenteng, Sumenep, Jawa Timur dibubarkan aparat kepolisian pada Minggu (22/8).
Sumber Antara