Indikator BOR: Kota Batu Masuk Zona Merah COVID-19

Selasa, 10 Agustus 2021 – 15:28 WIB
Indikator BOR: Kota Batu Masuk Zona Merah COVID-19 - JPNN.com Jatim
Foto arsip. Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu yang merupakan rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di wilayah tersebut. (ANTARA/Vicki Febrianto)

jatim.jpnn.com, BATU - Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) ruang ICU rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Kota Batu, Jawa Timur, belakangan masih penuh.

Kepala Dinas Komunikasi, dan Informatika Kota Batu, Ony Ardianto memaparkan jumlah tempat tidur ICU untuk pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan ada 12 unit, tetapi terisi seluruhnya.

"Hari ini, BOR ICU mencapai 100 persen," kata Ony yang juga juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Batu, Senin (9/8).

Sementara BOR ruang isolasi penanganan pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan Kota Batu saat itu terisi 91,27 persen atau 115 pasien dari total 126 tempat tidur yang tersedia.

Di Kota Batu, ada empat rumah sakit rujukan penanganan COVID-19, yakni RS Umum Karsa Husada, RS Bhayangkara, RS Baptis, dan RS dr Etty Asharto.

"Rumah-rumah sakit tersebut tidak lagi mampu menampung pasien suspek atau konfirmasi positif COVID-19," ujar Ony.

Selain RS rujukan penanganan COVID-19, Pemkot Batu pun menyiapkan selter atau rumah isolasi terpusat untuk pasien COVID-19 bergejala ringan hingga sedang.

Sampai saat itu, dari total kapasitas 156 tempat tidur di selter, 74 unit di antaranya (47,44 persen) telah terisi.

Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) ruang ICU rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Kota Batu, Jawa Timur, belakangan masih penuh.
Sumber Antara