PPKM Darurat, Penurunan Mobilitas Jatim Hingga 20 Persen

Senin, 12 Juli 2021 – 16:00 WIB
PPKM Darurat, Penurunan Mobilitas Jatim Hingga 20 Persen - JPNN.com Jatim
Ilustrasi - Akibat pelaksanaan PPKM darurat, terjadi penurunan mobilitas di Jatim sekitar hingga 20 persen. Foto: Ricardo/JPNN

jatim.jpnn.com, JAWA TIMUR - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan selama PPKM darurat, terjadi penurunan mobilitas.

"Untuk di Jawa Timur, tren mobilitas sudah mengalami penurunan 10-20 persen sejak dilaksanakannya PPKM darurat," kata Luhut, Minggu (11/7).

Dia mengacu pada indeks google traffic yang menunjukkan penurunan cukup tajam, yakni menlandainya kepadatan lalu lintas dan keberhasilan penyekatan jalan dalam kota.

Namun berdasarkan facebook mobility, mobilitas tidak mengalami penurunan setajam google traffic. Hal itu mengindikasikan adanya pergerakan masyarakat di wilayah yang lebih kecil.

"Sehingga perlu dilakukan peningkatan patroli di perumahan atau kampung guna memastikan kepatuhan PPKM darurat dan prokes," ujar dia.

Luhut pun menjelaskan penurunan terendah terlihat pada intensitas cahaya pada malam hari.

Dari indikator tersebut, terlihat masih tingginya aktivitas masyarakat, termasuk industri serta lalu lintas antarkota saat malam.

"Karena itu, patroli malam hari perlu ditingkatkan dan membubarkan masyarakat yang berkerumun," tutur Luhut Binsar Pandjaitan.

Selama PPKM darurat sejak 3 Juli lalu, terjadi penurunan mobilitas sekitar 20 persen di Jawa Timur.
Sumber Antara