Massa Mahasiswa Jatim Minta Wahid Wahyudi Dicopot dari Pj Sekdaprov

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Puluhan demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jatim meminta Gubernur Khofifah Indar Parawansa mencopot Wahid Wahyudi dari jabatannya selaku Penjabat (Pj) Sekdaprov.
Mereka menilai Wahid merangkap banyak jabatan, yakni sebagai kepala dinas dan komisaris.
Korlap aksi, Che Amar mengatakan penunjukan Wahid Wahyudi sebagai Pj Sekdaprov menyalahi kode etik.
Dia pun menuding penunjukan itu bagian dari maladministrasi dan tidak seharusnya pemerintah provinsi memilih pejabat seperti itu.
"Kenapa Sekdanya harus Pj? Kami menginginkan jabatan yang definitif,” ujarnya, Senin (31/1).
Menurut Amar, sekda yang berstatus sebagai Pj tentu tidak bisa mengambil keputusan yang strategis. Itu bisa berdampak fatal untuk ke depannya. Pasalnya, Jawa Timur adalah provinsi yang besar.
Amar juga mengungkapkan Wahid Wahyudi selaku sekda yang terpilih memiliki banyak catatan negatif.
“Saat menjadi kepala dinas sebelum terpilih jadi sekda, beliau sempat melakukan kampanye untuk istrinya yang mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Lamongan," bebernya.
Aliansi Mahasiswa Jatim berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jatim, apa tuntutannya?
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News