Satwa Anoa Kebun Binatang Surabaya Mati, Penyebabnya Karena Faktor Usia

Kamis, 20 Januari 2022 – 07:36 WIB
Satwa Anoa Kebun Binatang Surabaya Mati, Penyebabnya Karena Faktor Usia - JPNN.com Jatim
Hewan Anoa bernama Bobby yang dimiliki KBS mati. (Foto: Humas KBS)

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Satwa anoa jantan umur 19 tahun milik Kebun Binatang Surabaya (KBS) bernama Bobby mati dengan diagnosis sementara faktor usia yang sudah tua.

Humas KBS, Agus Supangkat menjelaskan dari kondisi itu membuat fungsi organ tubuh satwa mengalami penurunan. 

Beberapa hasil penelitian dan literatur yang ada menyebutkan bahwa rata-rata usia hidup satwa jenis anoa berkisar antara 22-24 tahun.

"Jadi, semula menunjukan gejala nafsu makan menurun dan tidak mampu berdiri. Kemudian manajemen KBS segera melaporkan ke BBKSDA Jawa Timur," ujar Agus, Rabu (19/1).

Dia mengungkapkan dengan pendampingan BBKSDA Jawa Timur, tim medis KBS memberikan tindakan medis berupa pemberian infus intravena, vitamin, mineral, obat antikembung, antibiotika, dan pemberian pakan alami dengan cara disuapi.

"Hewan itu juga dilakukan pengawasan selama 24 jam oleh tim medis, animal welfare, dan keeper (perawat satwa). Kemudian pada Minggu (16/1), Bobby sudah mulai berdiri sendiri. Kondisi defekasi lembek berwarna kehijauan, tetapi hanya sedikit," bebernya.

Selanjutnya, kata Agus, tim medis melakukan penanganan dengan trokar (upaya untuk mengeluarkan angin untuk mengurangi kembung) dan nafsu makan mulai membaik. 

Namun, napas masih tidak normal dan teramati sedikit kembung sehingga dilakukan pemeriksaan USG.

Hewan anoa KBS mati. Manajemen KBS Surabaya pun angkat bicara soal kematian koleksi satwanya tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News