Antisipasi Demo, Rumah Rais Aam PBNU Kiai Miftach Dijaga Banser 24 Jam

Selasa, 30 November 2021 – 16:10 WIB
Antisipasi Demo, Rumah Rais Aam PBNU Kiai Miftach Dijaga Banser 24 Jam - JPNN.com Jatim
Sejumlah Banser disiagakan di kediaman Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar, Surabaya guna mengantisipasi demo. Foto: Dok. Gus Afif

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kediaman Rais Aam PBNU, Kiai Miftachul Akhyar di Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Kedung Tarukan, Pacar Kembang, Tambaksari, Surabaya dijaga para anggota GP Ansor.

Ketua PC GP Ansor Surabaya, Muhammad Farid Afif mengatakan penjagaan itu dilakukan sampai Muktamar NU ke-34 dimulai.

"Saya perintahkan Banser menjaga kediaman beliau sampai muktamar mulai," kata Gus Afif, sapaan akrabnya, Selasa (30/11).

Penjagaan itu dilakukan menyusul adanya kabar massa tak dikenal akan melakukan aksi unjuk rasa di kediaman Rais Aam. Massa itu diduga merupakan kelompok yang sama dengan para pelaku aksi di Kantor PBNU Jakarta beberapa hari lalu.

"Infonya, mau ada yang mendemo beliau. Jadi, yang di Jakarta, kabarnya akan diteruskan ke Surabaya maka kami jaga," ujar dia.

Setiap hari, sebanyak sembilan anggota banser menjaga ketat di titik pintu masuk dan radius 300 meter dari kediaman Kiai Miftach untuk mendeteksi kalau ada massa yang bersiap berdemonstrasi.

"Penjagaannya 24 jam secara bergantian. Kalau potensi ada massa, kami akan menghalaunya," lanjutnya.

Menurutnya, aksi mendemo Kiai Miftach merupakan perbuatan tak baik. Sebab, Rais Aam selaku pemimpin tertinggi NU harus dijaga muruahnya.

Anggota Banser disiagakan di kediaman Rais Aam PBNU untuk mengantisipasi terjadinya demo