Saksi Paslon 03 Beberkan Temuan Anomali di Pilgub Jatim 2024

3. Jumlah Pemilih Pilgub Melebihi Pilbup/Pilwali
Di 164 TPS di 34 kabupaten/kota, jumlah pemilih Pilgub lebih besar dibanding Pilbup atau Pilwali, melebihi DPTb. Selisih terbesar terjadi di Kota Madiun, Situbondo, dan Kota Kediri, di mana Paslon 02 unggul 18.745 suara.
4. Perbedaan Data C1 TPS dengan Form D Kecamatan
Di sembilan kabupaten/kota, terjadi perbedaan perolehan suara antara data C1 TPS dan Form D Kecamatan. Selisih suara Paslon 02 mencapai 72.180 suara dibanding Paslon 03, dengan perbedaan mencolok di Surabaya, Sampang, dan Bangkalan.
5. Keanehan pada C1 TPS
Saksi Paslon 03 menemukan beberapa catatan aneh, antara lain perolehan Paslon 01 dan 03 menjadi 0, sedangkan Paslon 02 meraup 194 suara, tidak ada tulisan atau tanda saksi, tetapi Paslon 02 tetap mendapat 584 suara.
Kemudian perubahan perolehan suara Paslon 03 menjadi nol atau dicoret, sedangkan Paslon 02 mendapat angka signifikan, seperti 500 suara.
Atas temuan itu, saksi Paslon 03 mempertimbangkan untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menilai ada indikasi pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang merugikan pihaknya.
Saksi Risma-Gus hans membeberkan temuan kejanggalan di Pilgub Jatim 2024 saat pengumuman hasil rekapitulasi suara.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News